Disdukcapil Samarinda Maksimalkan Proses Rekam Data

Diposting pada: 2012-04-19, oleh : Admin Berita, Kategori: Teknis

SAMARINDA – vivaborneo.com, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda menerapkan sistem jemput bola dalam percepatan penyelesaian rekam data Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) yang ditargetkan harus selesai selambat-lambatnya 30 April 2012 ini. Hal tersebut dimaksud untuk memaksimalkan pemanfaatan waktu yang tersisa agar proses rekam data selesai tepat waktu.  

“Oleh karena itu dengan batas waktu yang tersisa kita terus melakukan sistem jemput bola atau melakukan perekeman data diri masyarakat tidak hanya di Kecamatan. Sehingga proses rekam data yang tadinya statis di Kecamatan kita buat dinamis, mobile atau berjalan dari Kecamatan, Kelurahan dan terus disisir dari RT ke RT termasuk di berbagai Pameran yang diselenggarakan di Samarinda dan Pemkot dan Pemprov secara  terus menerus hingga batas waktu yang ditentukan,” ucap Kepala Disdukcapil Samarinda, Jony Bachtiar melalui Kabid Kependudukan, A Sani saat membuka layanan rekam data bagi pegawai lingkungan Setdaprov Kaltim, di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur, Samarinda, kamis (19/4).

Dijelaskan, cara seperti itu dilakukan dalam rangka mengejar akselerasi atau percepatan penyelesaian E-KTP yang sudah di sepakati oleh Kabupaten/Kota se-Indonesia rampung 31 Desember 2011 lalu dan ditambah toleransi dari Mendagri sehingga diperpanjang  hingga 30 April 2012.

Itu sebabnya, kata dia, batas waktu selama empat bulan toleransi yang diberikan Mendagri tersebut dimanfatkan Pemkot Samarinda untuk mengejarnya. “Alhamdulillah dari batas waktu yang ditentukan pencapain mencapai 72 persen lebih. Sehigga hanya menyisakan 27 persen lebih yang belum melakukan perekaman. Oleh karena itu dengan waktu yang tersisa diharapkan dapat melakukan pengejaran dari 27 persen itu atau sekitar 150 ribu orang yang belum merekam datanya,” katanya.

Menurut dia, alat mobile tersebut sebenarnya diperuntukan bagi masyarakat dengan kecacatan, lumpuh dan stroke atau mereka yang tidak bisa melakukan perekaman di Kecamatan maupun Kelurahan, sehingga perekaman dilakukan dengan mendatangai di tempat masyarakat yang bersangkutan.

Selain itu, memfasilitasi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan rekam data di Kecamatan atau Kelurahan. “Oleh sebab itu lah kita mendatangi Pemkot dan Pemprov lantaran sebagian besar mereka yang belum melakukan perekaman adalah PNS akaibat kesibukan kerja mereka. Sehingga dengan cara seperti  ini diharapkan bisa membantu melakukan perekaman supaya bisa selsai hingga batas waktu yang disediakan,” tukasnya.

Perekaman mobile sendiri seperti diketahui dilakukan di 10 Kecamatan di Samarinda. Pelaksananya disesuaikan dengan permintaan masyarakat. Jika di satu kelurahan sudah mencapai kuota yang ditetapkan maka pindah ketempat lain.

“Karena kita mengejar waktu yang tersisa. Jadi masyarakat yang belum merekam data E-KTP diimbau untuk mencari celah kesempatan di daerah yang melakukan perekaman data untuk melakukan merekam datanya,” imbaunya. (vb/arf)

Sumber : http://www.vivaborneo.com/disdukcapil-samarinda-maksimalkan-proses-rekam-data.htm


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini