146 Ribu Data e-KTP di Samarinda Bermasalah

Diposting pada: 2014-11-11, oleh : Admin Berita, Kategori: Informasi Data

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Hingga bulan November tahun 2014 ini, sebanyak 146.517 jiwa warga di Kota Samarinda, yang sudah melakukan perekaman data belum menerima fisik e- KTP.

Jumlah wajib e-KTP di Kota Samarinda sendiri sebanyak 575.478 jiwa dan yang sudah melakukan perekaman sebanyak 428.961 jiwa. Sementara jumlah warga yang masih memiliki KTP SIAK sebanyak 484.505 jiwa.

Dari total 146.517 data tersebut, sebanyak sekitar 30ribu data gagal rekam dan harus dilakukan rekam ulang. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda, H Fitermen di ruangannya, Selasa (11/11) mengatakan, pengiriman fisik e-KTP dari pemerintah pusat memang sudah dihentikan.

Dan berdasarkan informasi kata Fitermen, pada bulan November ini pencetakan akan dilakukan di masing-masing kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk perekaman data, tetap akan dilakukan di kantor kelurahan dan kecamatan serta perekaman data door to door.

Saat ini kata Fitermen, 10 kecamatan yang ada sudah memiliki alat perekaman data e-KTP. Hanya saja, alat- alat di Kecamatan Samarinda Ulu sering bermasalah.

Namun pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan men-standby kan alat perekaman yang ada di Disdukcapil Kota Samarinda.

"Rencana akan diserahkan ke daerah nanti," kata Fitermen.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Abdul Sani mengatakan, jumlah warga yang melakukan perekaman e-KTP semakin berkurang setiap harinya.

Diduga, warga sudah jenuh mengingat warga lain yang sudah melakukan perekaman terlebih dahulu juga belum mendapatkan fisik e-KTP. Diharapkan, dengan pencetakan dilakukan di daerah dapat kembali menarik warga untuk melakukan perekaman data.

"Kalau pencetakan disini otomatis masyarakat melihat. Hasilnya juga ada, jadi nggak susah," katanya.

Pencetakan di daerah menurutnya akan lebih efisien dan bisa dilakukan setiap hari. Selama ini, lambatnya e-KTP tiba ke tangan warga dikarenakan pencetakan sesuai antrian dari seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Diawal-awal masyarakat semangat. Kemudian pencetakan dari pusat secara berkala itu ada. Sekarang kan sudah stagnan ini, sudah berapa bulan dari pusat nggak mengirim. Yang tertunda itu kita cetak disini nanti," katanya.

Sumber : http://www.dukcapil.kemendagri.go.id/detail/146-ribu-data-e-ktp-di-samarinda-bermasalah


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini