Disdukcapil Di-Deadline Kemendagri Setor DP4 3 Juni

Diposting pada: 2015-05-08, oleh : Admin Berita, Kategori: Kedinasan

SAMARINDA - Tiga pekan menjadi waktu genting bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda. Pasalnya, pada 3 Juni, Disdukcapil diminta menyerahkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) ke Kementerian Dalam Negeri. Tanpa DP4, tahapan pemilihan wali kota (pilwali) yang digelar Desember nanti dipastikan terganggu.

 
Hingga April 2015, Disdukcapil mencatat jumlah penduduk Samarinda sebesar 877.456 jiwa. Dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya masuk dalam pemilih tetap yang memiliki hak suara.  Karena itu, enam bulan sebelum pilwali digelar, Disdukcapil mengonsolidasikan daftar pemilih untuk memastikan validitas data.

Dalam Undang-Undang Pilkada Pasal 58 yang telah direvisi disebutkan, DP4 dari Disdukcapil kabupaten/kota yang telah dikonsolidasikan, diverifikasi, dan divalidasi oleh menteri digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih. Kemudian, daftar pemilih tersebut oleh panitia pemungutan suara (PPS) dilakukan pemutakhiran berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga, rukun warga, atau sebutan lain.

Daftar pemilih hasil pemutakhiran selanjutnya diserahkan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk dilakukan rekapitulasi. Lalu, diserahkan PPK kepada KPU kabupaten/kota paling lambat tiga hari sejak selesainya pemutakhiran. Rekapitulasi itu ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara (DPS).

DPS kemudian diumumkan secara luas dan melalui papan pengumuman rukun tetangga dan rukun warga untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat selama sepuluh hari. PPS memperbaiki DPS berdasar masukan dan tanggapan dari masyarakat paling lama lima hari. DPS yang telah diperbaiki diserahkan kepada KPU kabupaten/kota untuk ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) dan diumumkan PPS paling lama dua hari terhitung sejak jangka waktu penyusunan DPT berakhir.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Samarinda Abdul Sani, mengungkapkan, DP4 sangat krusial dalam tahapan pilwali. Berapa besar jumlah DP4 Samarinda hingga saat ini belum final dan masih berubah-ubah. Namun, berdasar data yang ada saat ini, angka DP4 sekitar 600 ribu jiwa. “Masih dicoret-coret nih. Jumlah pasti DP4 belum tahu. Pada 3 Juni nanti baru kami laporkan ke Kemendagri di Jakarta,” jelasnya kala ditemui Kaltim Post kemarin.


Apabila DP4 sudah diserahkan, Abdul Sani melanjutkan, KPU harus membuat daftar pemilih tambahan bagi pemilih yang mutasi maupun pemilih pemula yang genap berusia 17 tahun pada saat pilwali dilaksanakan. Menurut jadwal, pilkada digelar serentak pada 9 Desember. Artinya, pemilih yang genap berusia 17 tahun pada saat pemungutan suara digelar diakomodasi masuk dalam pemilih pemula. (riz/er/k8)

Sumber : http://smd.kpfm.co.id/berita/detail/225263-disdukcapil-di-deadline-kemendagri.html


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini